Minggu, 10 Maret 2019

FESTIVAL ISINYA BONEKA? HINAMATSURI


Hinamatsuri adalah hari anak perempuan dan dirayakan pada tanggal 3 maret bertepatan dengan mekar nya bunga buah persik. Dan biasanya dilakukan oleh keluarga yang memiliki anak perempuan, jadi kalau ada keluarga yang tidak punya anak perempuan maupun yang sudah dewasa tidak melakukan apa-apa. kegiatan apa saja kah yang dilakukan:

1. Menghias Bonek Hina-Ningyo



Boneka Hina-Ningyo adalah hiasan yang dilambangkan sebagai korban pengganti anak yang melindungi dari kecelakaan, penyakit dan berharap anak bisa tumbuh sehat dan bahagia. Adat ini sudah ada sejak zaman Edo yang dimaksudkan untuk mentransfer kemalangan dan malapetaka kepada boneka.

Boneka Hina-Ningyo menggambarkan keluarga kerajaan. yang dipaling atas menggambarkan kaisar dan permaisuri dan yang lain nya tiga orang dayang, lima orang musisi, serta menteri kanan dan kiri. dan ada juga hiasan grobak sapi, arak, lampu yang bernama bonbori, dan buah persik.

berdasarkan kondisi rumah, ada juga yang tidak memajang boneka seperti di atas. Melainkan hanya ada kaisar dan permaisuri nya saja di tempat kan di paling atas disebut dairibina.




2. Makanan Hinamatsuri

Nah pada Hinamatsuri tidak hanya menghias boneka ada juga loh makanan yang hanya bisa di makan pada festival ini.

*Amazake




Amazake adalah minuman kental manis yang terbuat dari ketan dan gandum, walaupun namanya terdapat "sake" minuman ini hanyan mengandung 1% alcohol jadi aman untuk di minum anak-anak.


*Hinaarare





Arare atau senbei kecil yang berwarna-warni dan memiliki arti dari setiap warna itu. putih melambangkan tanah musim dingin, merah melambangkan kehidupan, dan hijau melambangkan pucuk musim semi. dengan memakan masing-masing warnanya dikatakn dapat membuat hidup menjadi sehat selama 1 tahun.






Referensi
Hinamatsuri

6 komentar:

KANJI JEPANG ASAL USULNYA DARI MANA?

Kanji yang digunakan orang jepang berasal dari Cina dan di bawa ke Jepang sekitar abad ke-5 setelah masehi. Pada masa itu seorang pe...